Wisata religi Madura ini bisa menjadi rekomendasi untuk anda yang ingin mengunjungi Madura. Ada banyak makam ulama yang sangat dihormati hingga istana yang masih terjaga. Untuk itu, yuk coba di simak dibawah ini.
1. Makam Syaikhona kholil
Kyai Haji Kholil begitu terkenal di kalangan umat Islam, salah satunya adalah masyarakat Nahdliyyin (NU). Hal ini dikarenakan Mbah Kholil sendiri merupakan guru dari pendiri NU, yaitu KH Hasyim Asy’ari. Makam dari Syaikhona kholil berada tepatnya di kawasan Martajasah, Kabupaten Bangkalan Madura.
Karena banyak dikunjungi oleh para peziarah, maka tempat yang satu ini sangat direkomendasikan untuk anda yang ingin berwisata religi atau sedang ingin berkunjung ke madura. Selain itu, di kompleks ini anda juga dapat melihat salah satu masjid yang bernama masjid Mubarok Murtajasah Bangkalan. Selain mengunjungi makam Syaikhona kholil, anda juga bisa membeli berbagai oleh-oleh khas asli dari kota Bangkalan.
2. Makam Asta Tinggi
Tahukah anda bahwa bukan hanya makam dari ulama besar saja yang dimuliakan loh, tetapi makam dari para raja serta keluarganya juga tidak luput dari kunjungan religi orang-orang indonesia. Karena masyarakat Madura begitu terpukau dengan kharisma pemimpinnya.
Berlokasi di bukit Kebon Agung Sumenep, anda pasti takjub ketika sudah sampai di tempat ini, karena penataan makam hingga pintu gerbangnya begitu artistik dan mewah. Secara etimologis, pengertian dari Asta Tinggi adalah makam yang tinggi.
Untuk anda yang ingin mengunjungi tempat ini, maka anda diwajibkan untuk melepaskan alas kaki. Setiap harinya, kompleks pemakaman ini banyak dikunjungi oleh pengunjung, apalagi ketika hari-hari besar Agama Islam.
3. Makam Sunan Cendana
Makam Sunan Cendana yang berada di Kecamatan Kwanyar, ternyata juga cukup diminati oleh para wisatawan lokal. Lokasinya berada di Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Di sini berdiri sebuah masjid dan terdapat makam Sunan Cendana. Jika anda berasal dari luar pulau Madura, maka anda tidak perlu khawatir untuk menuju ke tempat ini.
Karena anda bisa melewati jembatan Suramadu dan selanjutnya bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan kurang lebih 5 meter. Selain mengunjungi Makam Sunan Cendana, maka anda juga tidak boleh ketinggalan untuk membawa pulang makanan khas dari Bangkalan ini, mulai dari keripik teripang, martabak Madura, keripik paru, teri krispi, keripik tette, petis, hingga kek tape cheese.

